3/15/2021

MAHASISWA PUNCAK JAYA KLARIFIKASI BERITA HOAX DI (SUARA PEDULI.COM).

Mahasiswa Puncak Jaya, Mengklarifikasi berita hoax di suarapeduli.com pada tanggal 10 maret 2021, tentang mengatasnamakan mahasiswa Puncak Jaya yang di liput dalam https://www.suarapeduli.com/sosial-budaya/mahasiswa-puncak-jaya-kembali-datangi-kejaksaan-papua-untuk-meminta-hentikan-kasus-dugaan-dana-desa-di-puncak-jaya/ Sama dengan memberikan berita/informasi Hoax seputar Papua. Kami mahasiswa Puncak Jaya se-indonesia maupun di luar negeri menegaskan bawasannya; Pernyataan ini di buat bukan persetujuan dari Mahasiswa Puncak Jaya , tetapi dari oknum lain yang memanfaatkan situasi demi kepentingan tertentu. Maka itu kami Ikan Pelajar dan Mahasiswa Puncak Jaya (IPMAPUJA) Se-Jawa dan Bali menuntut dan menegaska.

Mahasiswa Puncak Jaya Se-Jawa dan Bali

Demi menjaga nama baik dan Harga diri kami sebagai mahasiswa kaum intelektual. Kami mahasiswa se-Jawa dan Bali menolak dengan tegas oknum-oknum yang dengan sengaja mengatas namakan Mahasiswa Puncak Jaya, untuk mendatangi kejaksaan di Papua dengan isu dugaan penyalahgunaan angaran dana desa, maka itu kami meminta agar dihentikan karena tidak mewakili suara mahasiswa. Karena itu kami mahasiswa puncak jaya sangat berharap bahwa masalah ini tidak boleh terulang lagi karena akan menyebabkan konflik sosial di masyarakat,yang pads akhirnya masyarakat yang selalu menjadi korban politik. Sudah cukup orang tua dan keluarga kami daerah Kabupaten Puncak Jaya Mulia menjadi korban dari politik dan isu provokasi seperti ini. Maka dengan itu kami mahasiswa puncak jaya se-Jawa dan Bali dan se-Indonesia, kami tidak terlibat dalam kedua oknum perpanjangan masala yang dimaksud.

suarapeduli.com

Kami mahasiswa Puncak Jaya sebagai kaum terpelajar, kami berkomitmen bahwa selalu berdiri Independen dan menjaga Netralitas, dalam segala persoalan masyarakat. kami mahasiswa berkewajiban memberikan saran atau pemahaman. Bukan intervensi ataupun menghalangi masyarakat dengan siapa pun. Maka dengan itu oknum yang telah merusak nama baik mahasiswa Puncak Jaya harus "Meminta Maaf" kepada mahasiswa Puncak Jaya yang tersebar di seluruh Indonesia maupun di luar negeri. Dengan ini kami Mahasiswa Puncak Jaya. Se-Jayapura (Papua), Se-Sulawesi, Se-Jawa dan Bali dan seluruh Indonesia maupun di luar negeri. Menegaskan berdasarkan dengan aturan main organisasi (AD/ART) yang menegaskan Organisasi Kemahasiswaan kami adalah organisasi berasaskan (SOSIAL) bukan (POLITIK)! oleh sebab itu kami mahasiswa menentang siapapun dia yang demi kepentingan politiknya lalu merusak hubungan sosial antara masyarakat, mahasiswa dan pemerintah. 

Maka itu kami merinci pernyataan kedalam 5 (lima) poin sebagai berikut: Poin (1). Jangan mengatasnamakan mahasiswa Puncak Jaya untuk bawa dalam rana politik. Poin (2). Jangan mengatasnamakan mahasiswa demi kepentingan sendiri. Poin (3). Jangan mengatasnamakan mahasiswa untuk mengorbankan masyarakat Puncak Jaya. Poin (4). Jangan mengatasnamakan mahasiswa demi kepentingan elit-elit politik. dan Poin (5). Kepada oknum yang telah melecehkan nama baik mahasiswa Puncak Jaya ,yang diliput dalam blog (Suara peduli) ,agar secepatnya menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa Puncak Jaya. 

Sekian mengklarifikasi dan pernyataan sikap kami mahasiswa Puncak Jaya yang berdomisi di Kota Studi Se-Jawa dan Bali, terkait berita hoax yang di liput https://www.suarapeduli.com/sosial-budaya/mahasiswa-puncak-jaya-kembali-datangi-kejaksaan-papua-untuk-meminta-hentikan-kasus-dugaan-dana-desa-di-puncak-jaya/.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Black My Story. Diberdayakan oleh Blogger.